Sabtu, 18 Mei 2013

PENGANTAR BISNIS.penelitian pada usaha jasa warnet



                                                          TUGAS PENGANTAR BISNIS

                                          PENELITIAN USAHA JASA WARUNG INTERNET



                                             

                                                                                 Oleh

                                                                    HERMAN JAYADI

                                                                FAKULTAS EKONOMI

                                                            UNIVERSITAS MATARAM

                                                                               2012



Daftar Isi



Kata Pengantar                                                                    i

Daftar Isi                                                                        ii

Bab 1 Pendahuluan                                                            1

Bab 2   Profil Perusahaan                                                         3

2.1 Deskripsi Usaha                                                            3

2.2 Permodalan                                                                   3

2.3 Struktur Organisasi                                                             4

2.4 Visi dan Misi                                                                  5

2.5 Metode dan Jenis Laporan                                                      6

2.6 Teknik dan Alat Pengumpulan Data                                      6

2.7 Jenis dan Sumber Data                                                      7

Bab III Hasil dan Pembahasan                                                 8

3.1 Hasil Penelitian                                                             8

3.2 Analisis Sistem Perusahaan                                                     10

3.3 Analisis Sistem Bisnis                                                  10

Bab IV  Penutup                                                                  12

4.1 Kesimpulan                                                                    12

4.2 Saran                                                                        13                                               



Kata Pengantar



Pertama-tama penulis panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT ,karena hanya dengan rahmatNya lah tugas ini dapat penulis selesaikan dengan baik.

      Adapun tugas ini penulis susun sebagai Tugas Mingguan Mata Kuliah Pengantar Bisnis. Sesuai dengan apa yang ditentukan,  tugas ini menyajikan hasil penelitian dari usaha jasa, yakni warung internet.                                                 

Dalam penyusunan tugas ini tentunya penulis telah berusaha sebaik mungkin supaya dapat menyelesaikan sesuai dengan yang diharapkan. Terkait dengan muatan dalam tugas ini, yaitu penelitian usaha jasa, maka penulis pun menggunakan metode observasi, atau terjun langsung ke lapangan untuk mengamati objek yang diteliti.

Adapun penyusunan tugas ini penulis harapkan mampu pembaca manfaatkan dengan baik. Terimakasih penulis haturkan kepada pembaca yang telah bersedia meluangkan waktunya untuk membaca hasil penelitian ini. Tak lupa penulis mohon maaf setulus-tulusnya apabila terdapat kesalahan dalam penyusunan tugas ini.


BAB I

PENDAHULUAN



A.    Latar Belakang Masalah

Pada dasarnya setiap masyarakat menginginkan perubahan dari keadaan tertentu ke arah yang lebih baik dengan harapan akan tercapai kehidupan yang lebih maju dan makmur. Transformasi kehidupan dari keadaan tradisional kearah modernisasi telah terjadi di waktu sekarang ini, terutama teknologi informasi. Sekarang masyarakat sudah terbiasa dengan istilah Internet (kependekan dari interconnected-networking) ialah sistem global dari seluruh jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan standar Internet Protocol Suite (TCP/IP) untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia. Semua informasi apapun bisa dicari lewat internet baik yang positif maupun yang negatif.

Perkembangan pertumbuhan pengguna internet di Indonesia saat ini memang cukup pesat.  Di Indonesia sendiri selain memiliki Warung Kopi (Warkop), juga memiliki jasa layanan internet yang terkenal dengan sebutan Warnet atau (Warung Internet). Dari pelajar sampai masyarakat umum banyak yang menggunakan jasa warnet untuk dapat mengakses informasi lewat internet, dari sekedar buka-buka gambar dari google, download, upload, email, jejaring sosial, sampai ke bisnis. Bagi mereka yang belum memiliki komputer alternative mereka adalah ke warnet untuk mengakses informasi yang mereka butuhkan.

Tujuan


Tujuan dari penelitian ini adalah, untuk mengetahui penghasilan dari usaha warnet di One Net, Jl. Gili Trawangan No 34, Karang Baru, Mataram. Menurun tidakkah pendapatan usaha tersebut karena menjalankan usaha, terkait dengan banyaknya sejumlah tempat umum yang memiliki fasilitas hotspot atau WiFi dan banyaknya usaha sejenis, dan terutama semakin umum pengguna laptop/komputer pribadi dikalangan Mahasiswa yang sedikit-banyak adalah pengguna jasa mereka.

Karena hal diatas lah kami sebagai peneliti melakukan penelitian ini, dengan cara observasi .

Manfaat

Manfaat penyusunan makalah ini bagi peneliti adalah sebagai Tugas Mingguan Mata Kuliah Pengantar Bisnis yang diampu oleh Bapak L. Adi Permadi. Selain itu juga sebagai nilai tambah dalam hal ini bagi peneliti adalah bertambahnya pengalaman baru pengamalan teori-teori yang sebelumnya dijelaskan oleh dosen pengampu matakuliah tersebut.

Dengan penelitian ini, kita akan tahu berapa penghasilan rata-rata dari usaha warnet setiap harinya, dan apa saja kendala dalam usaha ini. Bagi peminat usaha ini atau bagi yang menjalankan usaha ini diharapkan penyusunan penelitian ini bisa menjadi referensi atau tolak ukur dalam usaha warnet tersebut.



BAB II

PROFIL PERUSAHAAN

USAHA JASA WARNET ONE NET



2.1 Deskripsi Usaha

Usaha ini merupakan Usaha Mandiri Kecil Menengah (UMKM) yang berdiri pada 3 tahun lalu tepatnya pada bulan Januari. Usaha ini terletak di Jl. Gili Trawangan No 34, Mataram. Usaha ini dijalani oleh seorang wirausahawan yang bernama Bapak Budi Suprapto.  Usaha ini beliau kelola bersama keluarganya. Jadi dapat dikatakan bahwa usaha ini adalah usaha keluarga. Bapak Budi sendiri ternyata tidak hanya menggeluti bisnis di bidang jasa saja, tetapi juga di bidang bisnis makanan. Akan tetapi pada perjalanannya, usaha warnet inilah yang menuai antusiasme cukup tinggi dari masyarakat.

2.2 Permodalan

Modal awal dari usaha yang dijalankan oleh Bapak Budi ini berasal dari dana beliau sendiri, yakni sebesar Rp 3.000.000. Dana tersebut merupakan dana tabungan beliau yang mana memang telah beliau rencanakan sebagai modal awal usaha jasa warung internet ini. Usaha jasa warnet ini terus berkembang dan hingga saat ini warnet ini memiliki 12 unit komputer .

Bapak Budi adalah seseorang yang memang menggemari dunia bisnis. Terlebih lagi, bukan hanya usaha jasa saja yang beliau geluti, tetapi usaha di bidang kuliner pun ternyata telah beliau jalani. Namun pada awalnya, memang Bapak Budi telah bercita-cita untuk mendirikan usaha jasa warnet ini . Bapak Budi pun mengaku lebih tertarik menjalani profesi sebagai wirausahawan karena dari hal inilah beliau mampu menciptakan lapangan pekerjaan bagi orang lain. Untuk pengelolaan usaha ini sehari-hari, seperti masalah keuangan dan pengelolaan secara umum, Bapak Budi mempercayakan hal ini kepada istrinya, yaitu Ibu Rina Jayanti.





2.3 Struktur Organisasi                     

      STRUKTUR ORGANISASI

                                                       USAHA JASA WARNET ONE NET

                                                                         pemilik /owner

                                                                          budi suprapto

                                                                            pengelola

                                                                               Emon

                                                                            karyawan

                                                                               Herman


2.4 Visi dan Misi

VISI

Usaha jasa warnet One Net mampu berkembang dan memiliki daya saing tinggi di antara usaha sejenis lainnya.

Mengutamakan kepuasan pelanggan.

Menjadi pilihan yang dapat diandalkan oleh konsumen.

MISI

Memelihara komunikasi dan kepercayaan yang baik dengan pelanggan.

Memelihara dan meningkatkan kualitas komputer dan alat lainnya.

Meningkatkan kualitas pelayanan kepada konsumen.

2.5 Metode dan Jenis Laporan

       Sesuai dengan laporan tentang Usaha Jasa Warnet One Net ini, maka metode laporan yang digunakan adalah metode deskripsi

“ Metode Deskripsi yaitu metode dalam laporan status kelompok manusia , suatu objek, suatu sel kondisi, suatu sistem pemikiran ataupun suatu kelas peristiwa pada waktu sekarang. Tujuan dari laporan ini adalah untuk membuat deskripsi, gambaran atau lukisan secara sistematis, akurat mengenai fakta-fakta, sifat-sifat serta hubungan antara fenomena-fenomena.”

( Moh. Nazir , 1988:63)

       Dari pengertian Metode Deskripsi di atas kita dapat menggolongkan laporan ini ke dalam bentuk metode laporan deskripsi karena di dalam laporan kami terdapat  penjelasan tentang profil sejarah berdirinya usaha jasa warnet ini. Dari profil sejarah berdirinya warnet ini , kita dapat mengetahui deskripsi usaha yang menjelaskan awal berdirinya usaha ini, permodalan yang membahas tentang modal awal yang digunakan untuk mengembangkan usaha ini, struktur organisasi dari usaha ini, serta visi dan misi dari usaha ini.

2.6 Teknik dan Alat Pengumpulan Data

       Dalam laporan kami terdapat teknik dan alat pengumpulan data yang kami gunakan untuk menyusun laporan ini.Adapun teknik dan alat pengumpulan data yang kami lakukan adalah wawancara langsung, observasi dan pengumpulan dokumentasi. Berikut penjelasan tentang teknik yang kami gunakan :

Wawancara

Wawancara adalah tanya jawab secara langsung dengan responden yang dipilih menjadi sampel dalam melakukan suatu kegiatan menyusun laporan secara langsung. Pertanyaan yang akan diajukan telah disusun sebelumnya dalam daftar pertanyaan, kemudian daftar pertanyaan itu diajukan kepada responden yang bersangkutan mengenai hal-hal yang akan ditanyakan untuk mendapatkan data yang diperoleh.



Observasi

Observasi yaitu mengadakan pengamatan secara langsung kepada Usaha Jasa Warnet sebagai responden. Di samping wawancara yang kami lakukan, kami pun dapat mengamati langsung bagaimana proses kerja yang berlangsung di warnet One Net tersebut.

Dokumentasi

Dokumentasi adalah pengumpulan data dengan cara mencatat hal-hal yang menjadi objek  penting untuk dibahas dalam penyusunan laporan.





2.7  Jenis dan Sumber Data

Data Primer

Data Primer adalah data yang diperoleh langsung melalui wawancara dengan si pemilik usaha warnet ini sebagai responden dengan menggunakan daftar pertanyaan yang telah disusun sebelumnya.



Data Sekunder

Data  Sekunder adalah data yang diperoleh dari jawaban-jawaban yang telah dikemukakan oleh si responden.



BAB III

HASIL DAN PEMBAHASAN



Hasil Penelitian

Dari hasil penelitian yang telah kami lakukan, hasilnya adalah sebagai berikut:

Dari warnet One Net menyatakan bahwa, banyaknya area Wi-Fi dan semakin bertambahnya pengguna laptop/komputer pribadi, tidak mengurangi omset pendapatan  usaha mereka.

Rata-rata penghasilan usaha warnet setiap harinya adalah Rp. 200.000 – Rp. 300.000.

Klien/pengguna jasa mereka kebanyakan adalah pelajar.

Kebanyakan para klien mereka, menggunakan internet untuk membuka situs jejaring sosial dalam hal ini Facebook.

Salah satu karyawan warnet (Sari dari One Net Warnet) mengungkapkan penghasilan mereka menurun pada waktu mahasiswa atau pelajar sedang libur.



Pembahasan

Usaha warnet adalah salah satu pilihan bisnis yang masih menjanjikan saat ini. Internet sudah menjadi satu kebutuhan yang tidak bisa dipungkiri lagi terutama bagi pelajar dan usahawan. Di era modern seperti sekarang ini internet sebagai pilihan  untuk menunjang semua kebutuhan seperti; bisnis, pekerjaan, dan bahkan hobby. Maka dari itu, bisnis jasa penyedia koneksi internet ialah warnet akan tetap dibutuhkan di masa-masa mendatang.

Sebelumnya kami kira dengan adanya area hostpot/ Wi-Fi, modem murah, netbook murah dan ketatnya persaingan usaha yang sama, akan menghambat usaha warnet ternyata pendapat kami tidak sepenuhnya benar. Ternyata, dari hasil penelitian kami , warnet One Net mengungkapkan bahwa pengunjung warnet (pendapatan) mereka tidak berkurang.

Dan pengaruh menurunnya pendapatan mereka hanya pada saat mahasiswa atau pelajar sedang libur. Untuk penghasilan rata-rata warnet setiap harinya adalah antara Rp. 200.000 – Rp. 300.000. Cukup menjanjikan untuk usaha dibidang jasa yang cukup banyak memiliki saingan.

3.3 ANALISIS SISTEM PERUSAHAAN WARNET ONE NET , JL GILI TRAWANGAN No 34, MATARAM ,LOMBOK



Manajemen Keuangan dari usaha warnet ini berjalan cukup baik, artinya baik dari sisi pembiayaan pengadaan komputer dan alat-alat lainnya, biaya pengadaan listrik, biaya pemeliharaan alat hingga penghitungan omset, kesemuanya telah melalui penghitungan yang cermat dan tepat.

Manajemen Sumber Daya Manusia dari usaha warnet ini didominasi oleh tenaga kerja yang berasal dari latar belakang pendidikan menengah. Namun tentunya mereka juga berbekal ketrampilan yang cukup untuk bertanggung jawab dalam pelayanan usaha warnet ini.

Manajemen Operasional yang ada pada usaha ini tergolong cukup sederhana, karena hanya berdasar pada pelayanan konsumen dan pemeliharaan peralatan yang ada.

Manajemen Pemasaran dari usaha ini adalah dengan menyebarkan brosur ke wilayah sekitar, namun hal ini hanya dilakukan pada awal berdirinya usaha ini saja. Karena dalam prosesnya, usaha ini telah dikenal masyarakat dengan mudah, terkait dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat akan internet.



3.4 ANALISIS SISTEM BISNIS USAHA WARNET ONE NET JL GILI TRAWANGAN No 34, MATARAM, LOMBOK

Stockholder  atau  pemilik dari Warnet One Net ini adalah Bapak Budi dimana beliau telah mendirikan usaha ini pada 3 tahun yang lalu. Beliau sendiri adalah seorang wirausahawan yang masih tergolong cukup muda.

Usaha warnet ini mempunyai manajemen yang cukup baik, dalam hal ini adalah dari pihak pimpinan dan karyawan (pihak internal) . Kedua belah pihak mampu berkomunikasi dengan baik, pimpinan mampu mengarahkan karyawan dengan baik, sehingga kinerja karyawan pun akan sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai. Karyawan pun dapat mengkomunikasikan pendapat atau masukan mereka dengan demokratis sehingga keterbukaan serta kepercayaan tetap terjaga.

Kreditur usaha warnet ini berasal dari keluarga pemilik sendiri. Artinya, peminjaman dana untuk usaha ini dikelola oleh anggota keluarga pemilik sendiri.

Antusiasme konsumen pada usaha ini sudah pasti cukup tinggi. Kebutuhan konsumen akan internet selalu berkembang dari waktu ke waktu, adapun mayoritas pelanggan adalah pelajar dan mahasiswa.

Animo publik sebagai konsumen potensial pun dapat dikatakan selalu berkembang . Terkait dengan kebutuhan mereka akan internet , maka tidak berlebihan rasanya jika masyarakat di sekitar lokasi usaha ini adalah konsumen yang sangat potensial. Sedangkan adanya investor potensial pun tentunya dapat mendukung kemajuan usaha ini, walaupun dari pemilik usaha sendiri belum pernah melakukan kerjasama dengan masyarakat luar dalam posisi sebagai investor untuk usaha ini.

BAB IV

KESIMPULAN DAN SARAN



Kesimpulan

Di Indonesia, seperti negara berkembang dimana akses Internet dan penetrasi PC sudah cukup tinggi dengan didukungnya Internet murah dan netbook murah. Lainnya sekitar 42% dari akses Internet melalui fasilitas Public Internet Access seperti warnet , cybercafe, hotspot dll. Tempat umum lainnya yang sering dipakai untuk akses Internet adalah di kampus dan di kantor.

Usaha warnet adalah salah satu pilihan bisnis yang masih menjanjikan saat ini. Internet sudah menjadi satu kebutuhan yang tidak bisa dipungkiri lagi terutama bagi pelajar dan usahawan, yang selalu membutuhkan informasi-informasi yang mereka butuhkan dengan instan tanpa harus ke perpustakaan (sebagai referensi) atau bertemu secara langsung dengan relasi mereka.

Meski usaha dibidang jasa warnet memiliki banyak kendala dan saingan yang cukup banyak, ternyata usaha ini masih cukup menjajikan sekarang ini. Kendala usaha warnet seperti; hostpot/ Wi-Fi, netbook murah, cybercafé, global internet, semakin banyaknya pengguna laptop/computer pribadi dan banyaknya usaha serupa. Kendala-kendala tersebut tidak menpengaruhi berjalannya usaha ini secara signifikan.

Secara psikologis bagi karyawan/operator warnet adalah timbulnya rasa jenuh dan bosan karena berdiam diri disatu tempat saja setiap harinya.

Kami bisa berkata seperti itu, setelah mendapatkan data dari hasil penelitian kami.

Saran

Dalam mengoptimalkan pelayanan terhadap konsumen, pengelola warnet harus mempertimbangkan segi menagemen keuangan. Karena dengan menambah fasilitas itu berarti pengelola harus menginvestasikan keuangannya. Ini agar menjadi pertimbangan, apakah menambah fasilitas berarti signifikan dapat menaikkan penghasilan Warnet.

1.      Penambahan fasilitas warnet, seperti; mini kantin, ruangan ber AC dan ruangan khusus perokok.

2.      Penggunaan software yang membantu bagi kinerja komputer.

3.      Perawatan/service komputer harus rutin, agar komputer tetap enak digunakan.

4.      Adanya paket internet murah bagi pelanggan/klien.

5.      Bila perlu adakan kupon dengan doorprise menarik bagi pelanggan, untuk menarik pelanggan baru.

Saran-saran diatas akan membantu kemajuan warnet, karena menurut pengamatan kami klien menyukai warnet yang memiliki fasilitas yang lengkap, tempat yang nyaman, akses internet dan download yang cepat, meskipun sedikit membayar biaya lebih mahal.






















Tidak ada komentar:

Poskan Komentar